Internet benar-benar menunjukkan pengaruhnya yang sangat luar biasa dalam segala perkembangan di muka bumi ini baik dalam dimensi sosial, ekonomi, budaya, pertahanan keamanan dan dimensi-dimensi lainnya. Internet yang ditemukan pertama kali untuk komunikasi pertahanan dan keamanan Pentagon kini sudah menjelma menjadi sebuah kekuatan komunikasi yang luar biasa, jauh lebih besar daripada apa yang dipikirkan oleh penemunya saat itu.
Saat internet baru ditemukan, para pengguna internet menggunakannya melalui komputer dengan layar hitam putih (DOS). Aplikasi internet yang digunakan pun tidak berbentuk gambar tetapi masih menggunakan entri kata dan angka baris demi baris. Penggunaannya juga tidak ramah terhadap pengguna komputer yang awam. Namun, pelan-pelan seiring dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi dan bahasa komputer internet mulai menunjukkan zaman keemasannya. Mulai dari mesin pencari internet baris per baris versi hitam putih sampai ke situs interaktif yang didalamnya pengguna internet dapat mengikuti kejadian dari seluruh permukaan bumi, membuat profil untuk dirinya sendiri, membuat catatan hariannya sendiri, menulis perkembangan berita yang dilihatnya, mendiskusikan segala macam hal dengan teman-temannya melalui jaringan internet, membuat album fotonya sendiri, menampilkan lagu yang disukainya, memperlihatkan video-video yang dibuatnya, menelusuri permukaan bumi dan luar angkasa melalui internet, saling bekerja dengan korespondensi yang terletak ribuan mil jauhnya, berbicara sambil melihat video diri masing-masing dengan teman di internet, mencari orang tua yang hilang belasan tahun sebelumnya, dan hal-hal luar biasa lainnya yang tidak dapat saya kemukakan satu per satu. Satu kata yang mampu menjelaskan hanyalah Luar Biasa. Eh, itu dua kata ya. Ternyata satu kata pun tidak cukup.
Saat ini aplikasi untuk internetan pun sudah berkembang sangat pesat. Berdasarkan pengetahuan dan pengalaman saya, saya ingin menjelaskan setiap aplikasi internet yang baik untuk digunakan :
1. Aplikasi Penampil situs : Internet Explorer, Mozilla Firefox, Netscape, Opera, dan Google Chrome.
2. Aplikasi Pembaca surat : Microsoft Outlook, Mozilla Thunderbird, dan Outlook Express.
3. Aplikasi Pembaca berita : RSS Feed Microsoft Outlook, FeedReader, dll.
4. Aplikasi Penulis catatan harian : Windows Live Writer, dll.
5. Aplikasi Komunikasi kata, suara, dan video : Yahoo Messenger, Skype, dll.
6. Aplikasi Pengunduh : Download Accelerator Plus, Orbit Downloader, dll.
7. Aplikasi Pengawas Virus dan Internet : AVG Internet Security, Norton Internet Security, dll.
8. Aplikasi Penampil Gambar dan Peta Bumi : Google Earth,Microsoft Virtual Earth, dll.
9. Aplikasi Pembaca Buku : Adobe Reader, Foxit PDF Reader, Sumatra PDF Viewer, dll.
Untuk lebih spesifik ke arah situs, ada banyak juga yang potensial bersaing dengan aplikasi komputer, yaitu:
1. Mesin pencari : Google.com, Yahoo.com, Bing.com, dll.
2. Peta bumi : Google Maps, Bing Maps, dll.
3. Penulis artikel : Blogger.com , WordPress.com, dll.
4. Situs aplikasi kantor : Google Aps
5. Pembaca berita : Google Reader, FeedLounge, Attensa, Gritwire, dll.
6. Penampil musik : Imeem.com,
7. Penampil video : Youtube.com
8. Pembaca surat : Gmail.com, Yahoo Mail, Hotmail, dll.
9. Komunitas : Facebook.com, MySpace.com, Multiply.com, dll
Perbedaan antara aplikasi komputer dan aplikasi situs ialah aplikasi komputer dapat dijalankan langsung melalui program di komputer sedangkan aplikasi situs harus dijalankan di dalam sebuah situs (.com, .net, .org, dll). Dalam perkembangannya aplikasi komputer dapat terlihat saling melengkapi dengan aplikasi web. Aplikasi web tidak akan menggantikan aplikasi komputer dan demikian juga sebaliknya. Sejalan dengan perkembangan kedua tipe aplikasi ini, maka sangat diharapkan perkembangan internet ke depannya akan dapat semakin maju dan mampu membuat perbedaan ke arah positif pada kehidupan di asat muka bumi ini.


2 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
Juni 18, 2009 pada 7:16 am
Ronald Widha TemanMacet
tulisannya menarik.
aku cuma ingin komen sedikit thp statement ini: “Aplikasi web tidak akan menggantikan aplikasi komputer dan demikian juga sebaliknya.”
Aku rasa semakin kita maju ke depan garis ini akan semakin buram. Aplikasi tidak bisa dikotak2an sebagai aplikasi web atau aplikasi klien/desktop. 2 kategorisasi tersebut bukanlah dua kubu yang terpisah, tapi sebuah garis spektrum yang continuous.
Coba kita pikir lebih lanjut bbrp contoh ini. Apakah aplikasi web? atau aplikasi klien/desktop?
Windows 7 search provider misalnya mengembalikan result dari desktop dan dari web yang jalan di klien.
Gmail dengan google gear tetap berjalan saat offline.
Tweetdeck/Seesmic Desktop cuma ‘berfungsi’ saat online.
Dengan html5 dan teknologi javascript terkini, kita bisa membawa dunia yang tadinya ekslusif untuk aplikasi desktop/klien ke dalam browser. 3D, akses ke hardware, akses ke client storage, dsb.
Juni 18, 2009 pada 8:28 am
antoderman
Hm, sepertinya kita perlu membedakan aplikasi-aplikasi yang ada di komputer berdasarkan konektivitasnya dengan internet:
1. Aplikasi komputer murni yang dapat berjalan tanpa internet karena mempunyai source yang lengkap pada instalasinya. Contoh : Adobe Photoshop untuk mendesain desain situs (.psd).
2. Aplikasi komputer yang dapat berjalan tanpa/dengan internet seperti: Game Dot-A atau Warcraft (Single Player dan Multiplayer).
3. Aplikasi komputer yang tidak dapat berjalan tanpa internet seperti Google Aps, Tweetdeck/Seismic Desktop, Javascript, dll.
Aplikasi yang ketiga ini memang bisa dimodifikasi untuk dapat berjalan offline dengan bantuan Google Gears atau menu offline seperti pada Microsoft Outlook. Sehingga dengan adanya internet, batasan antara aplikasi nomor ketiga dengan aplikasi nomor kedua, dan mungkin nantinya bisa melengkapi aplikasi komputer nomor satu akan semakin nyata terjadi.
Permasalahannya adalah pada persebaran internet itu sendiri dan kapasitas lebar pita internetnya kepada setiap pemakai. Dahulu ada prediksi kalau Google rencananya akan mengalahkan Microsoft Office dengan Google Apsnya. Dan sembari pengguna mengetik kata pariwisata pada Google Apps akan muncul iklan “pariwisata indonesia” pada kiri-kanan Word versi Google Aps sebagai sumber pemasukan Google. Hal itu memang sudah diantisipasi oleh Microsoft.
Tetapi mengingat sosialisasi internet, pemakai internet, dan kapasitas lebar pita internet saat ini masih kurang. Aplikasi komputer dan aplikasi web saya pikir akan saling melengkapi. Sampai berapa tahun lagi?
10 tahun, 5 tahun, atau mungkin tahun depan semua orang dapat menikmati internet berkapasitas besar untuk siapa saja secara murah.. atau gratis mungkin?